CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 21 Januari 2013

Metamorfosis Pada Manusia



Metamorfosis pada beberapa jenis hewan, dalam pertumbuhan dan perkembanganya mengalami proses metamorfosis. Metamorfosis adalah peristiwa perubahan bentuk tubuh secara bertahap yang dimulai dari larva sampai dewasa. Metamorfosis terjadi pada serangga dan amfibi.
Contoh hewan amfibi yang mengalami metamorfosis adalah katak. Pertumbuhan dan perkembangan katak diawali sejak terbentuk zigot. Zigot kemudian berkembang menjadi embrio. Satu minggu kemudian, terbentuklah larva yang sering kamu sebut kecebong/berudu. Awalnya kecebong bernapas dengan tiga insang luar, tetapi kemudian berganti menjadi insang dalam.
Beberapa waktu kemudian terbentuk tutup insang dan kaki belakang. Setelah berumur tiga bulan, berudu mengalami metamorfosis yang ditandai terbentuknya paru-paru dan empat kaki, hilangnya insang dan ekor, lalu menjadi bentuk katak. Sifat berudu berbeda dengan sifat katak. Berudu hidup di air sebagai herbivora, sedangkan katak hidup di darat bersifat karnivora. (sumber : http://www.g-excess.com/20460/pengertian-metamorfosis-dan-metagenesis-pada-makhluk-hidup/ )

“Ngomongin tentang metamorfosis, manusia pun bisa juga ber-metamorfosis seperti yang di jelaskan di atas itu. Manusia kan juga makhluk hidup kan. Gue punya sedikit gambaran di kejadian manusia. Sebelumnya kalo temen-temen gue ini baca, gue minta maaf jika ada kata-kata gue yang kurang sopan dan ada yang tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Maklum lah, ini kan catatan kecil gue. Okke ;) “
Contoh terdekat sahabat gue sendiri, gue kenal dia dari sekolah di SMK dengan style yang pas-pasan dan sikap yang biasa aja ke orang lain. Tapi dia itu pintar, dia bisa di bilang anak perpus karena tongkrongan kerennya perpustakaan. Bahkan sampe bikin kartu perpus, kata dia sih biar pinjem buku gampang dan gak ribet. Ternyata dia benar, saat kelas 3 akhirnya gue dan temen-temen pun bikin kartu perpus buat jadi member biar pinjem buku untuk bahan ujian di permudah. Sampai sekarang, Alhamdulillah gue dan sahabat-sahabat gue di saat sekolah itu masih ada komunikasi yang lumayan intens di banding yang lainnya.
Sekarang, kalau ada reunian atau acara yang bisa bikin kita ketemu dengan teman-teman lainnya. Semua orang pasti bilang “lu cantikan ya sekarang” dan temen gue itu cuma pasang senyum manis yang nunjukin kawat giginya. Hehehe :D
 Ada lagi 1 (satu) orang yang gue bener-bener liat metamorfosisnya. Dia itu tetangga gue, sebut saja dia Andre (demi menjaga kesopanan). Saat gue sekolah SMK, seinget gue dia juga masih sekolah. Tapi seinget gue juga dia itu umurnya di bawah gue, bisa di pastikan lebih tepatnya (sayang yah, sayang sekali. Lho! :D). Dulu, waktu sekolah dia itu lucu. Lucunya dalam arti badannya yang bisa di bilang gembul dengan style yang rapih. Gue berani bilang dia itu anak rumahan. Tapi gue salut sama dia, kalo gue perhatiin. Dia itu anak satu-satunya yang beneran nurut sama orang tuanya, pintar juga kelihatannya.
                Semakin besar, semakin gue sibuk sama urusan sendiri sampai udah lama gak liat dia padahal rumah pun deket. Pas gue liat dia, gue bener-bener speechless. Kali ini gue “BENER-BENER SPEECHLESS”. Dia bagai kisah nyata dari dongeng si itik yang berubah menjadi angsa. Gue kira dia anak baru yang baru pindahan rumah, tapi setau gue gak ada yang abis pindahan. Pas pastiin ke nyokap, beneran ternyata itu dia. Dia jadi tinggi dengan badan yang PAS menurut gue untuk ukuran cowok. Dan ternyata, (dapet info dari ibu gue) postur tubuhnya jadi begitu ya karena dia usaha untuk masuk sekolah kepolisian. Sampai olahraga subuh sebelum sekolah, pasang tiang depan rumah untuk latihan menambah tinggi badan. Tapi sayangnya tetep saja tinggi kurang mendukung *tapi kan gue jadi sering liat dia,ahahahhaha =)) *. Dan memang Allah punya rencana di setiap kegagalan yang kita alamin, dia mendapat beasiswa untuk kuliah di salah satu Universitas.
                Good job buat dia, untuk pergaulan yang jaman sekarang di kalangan cowok. Gue salut sama dia. Tapi perubahan dia di fisik ternyata tetap saja tidak juga bisa merubah sikap dia di lingkungan. Dia tetap jadi orang yang pendiam dengan sikapnya yang terlihat dingin. Di balik semua itu, pas gue tau tetangga gue yang anaknya ada yang takut kalo ketemu dia. Gue bener-bener ketawa bahkan di depan dia. Dan baru kali itu gue liat senyumannya. Weeewww..... *hening* :D. Kejadian itu malah bikin gue makin penasaran tentang dia :D.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar